5 Cara Mudah Atur Keuangan Ketat Saat Bulan Puasa

Promo Gajian Ekstra Hemat di Kredivo Weekend - Kredivo

Nggak semua orang punya uang berlebih saat memasuki bulan puasa hingga Lebaran. 

Apalagi kalau posisinya, kerjaan saat ini lagi nggak lancar dan pemasukan jadi terhambat. Alhasil, banyaknya kebutuhan di bulan Ramadan harus diatur dengan ketat dan dibuat prioritas ulang supaya uang yang ada cukup untuk satu bulan. 

Bukan cuma karena kondisi uang yang terbatas, walau kondisi keuangan kamu lagi baik-baik aja, mengatur keuangan saat bulan puasa juga diperlukan supaya pengeluaran nggak bengkak. 

Sebab, kadang-kadang banyaknya kebutuhan di bulan Ramadan juga terjadi karena euforia dan suasananya, bukan karena kebutuhannya itu sendiri. Jadi, kita harus pintar-pintar memilih mana yang harus dibeli dan yang nggak. 

Setelah puasa dan Lebaran selesai, rutinitas akan kembali seperti biasanya. Daripada terlalu banyak pengeluaran di satu bulan aja, lebih baik uangnya ditabung dan bisa digunakan untuk keperluan yang lebih penting di bulan-bulan berikutnya. 

Berikut ini ada tips dan rekomendasi cara yang bisa kamu lakukan supaya bisa mengatur keuangan dengan ketat saat bulan puasa. 

Tentukan prioritas dan coret pengeluaran yang tidak perlu

Ketika memasuki puasa, mungkin akan ada aktivitas dan pengeluaran yang biasanya terjadi di bulan lain, tapi bisa berhenti sementara saat bulan puasa.

Misalnya, makan siang di luar, hangout, atau traveling. Nah, dengan situasi ini, kamu punya peluang untuk mencoret beberapa pengeluaran untuk hal tersebut dan menggunakan uang untuk kebutuhan lain di bulan puasa.

Biasanya, saat puasa, membeli bahan makanan dan belanja kebutuhan primer adalah yang utama. Jadi, kamu bisa mengalokasikan dana lebih untuk kebutuhan ini sementara kebutuhan lainnya bisa dikurangi. 

Setiap orang tentunya punya prioritas kebutuhan yang berbeda-beda. Untuk yang merantau, mudik bisa jadi termasuk kebutuhan prioritas jelang Lebaran dan harus dialokasikan uangnya dari sekarang. Maka dari itu, kamu bisa atur ulang prioritasmu di bulan puasa supaya pengeluaranmu tepat sasaran. 

 

Buat daftar menu makanan dan belanja untuk satu bulan

Saat puasa penuh seharian, jelang berbuka, bisa jadi kita akan kalap dalam memilih dan membeli makanan. Padahal, belum tentu semuanya bisa dimakan.

Tapi yang pasti, kamu sudah keluar uang banyak untuk jajan dan membeli makanan tersebut. Kalau ini terus dilakukan selama satu bulan, pengeluaranmu bisa jadi boncos hanya untuk beli makanan. 

Untuk kamu yang punya waktu untuk berbuka dan makan sahur di rumah, nggak ada salahnya untuk mencoba membuat daftar menu makan sahur dan berbuka untuk satu bulan.

Hitung juga budget belanjanya supaya kamu bisa belanja mingguan atau harian dengan uang tersebut. Kalau sudah punya daftar menu dan belanja, usahakan untuk tetap mengikuti rencana tersebut supaya bisa lebih hemat. 

Sementara itu, kalau kamu lebih sering menghabiskan waktu berbuka di luar karena urusan pekerjaan, tentukan juga budget makan atau berbuka puasa yang boleh kamu keluarkan. Dengan begitu, pengeluaran kamu bisa dikontrol dan jadi nggak kalap deh!

 

Tentukan budget untuk bukber dan acara sosialisasi lainnya

Bukan hanya kebutuhan sembako, aktivitas bersosialisasi saat bulan puasa juga menjadi hal yang bisa menambah pengeluaran.

Akan banyak sekali acara bukber, sahur bersama, acara amal, kumpul keluarga, dan acara-acara sejenis lainnya. Makin banyak teman dan luas lingkup pergaulan kamu, bisa jadi akan makin banyak undangan yang akan kamu dapat dan harus hadiri. 

Untuk menyiasati ini, mau nggak mau, kamu harus bisa menentukan acara mana yang mau dan bisa kamu datangi. Tentukan juga budget maksimal yang boleh dikeluarkan untuk bukber dan acara sejenisnya. Misalnya, satu minggu hanya 1 bukber dengan budget maksimal Rp200.000. 

 

Kalau harus mudik, pesan tiketnya dari jauh-jauh hari

Bagi kamu yang harus pergi mudik ke luar pulau, tentu harus menyiapkan biaya besar. Khususnya untuk beli tiket pesawat. Apalagi, pergi di peak season seperti hari raya sama dengan artinya harga tiket akan jauh lebih mahal. Terlebih kalau kamu pesannya dekat-dekat waktu keberangkatan. 

Otomatis, kamu harus pesan tiket mudik dari jauh-jauh hari. Supaya lebih ringan, ada opsi cicilan yang bisa kamu manfaatkan kalau harga tiketnya masih mahal. Bisa pakai kartu kredit, bisa juga pakai layanan paylater seperti pembayaran Tokopedia paylater

Salah satu aplikasi paylater yang bisa digunakan di Tokopedia adalah Kredivo. Menariknya lagi, Kredivo punya opsi cicilan 0% dengan tenor 3 bulan yang bisa kamu manfaatkan untuk beli tiket pesawat untuk mudik di Tokopedia dengan lebih hemat. 

Sebelum pakai Kredivo di Tokopedia, kamu bisa daftar akun dulu via aplikasi resmi Kredivo. Download di Google Play Store atau App Store, lalu daftar sesuai instruksi yang diberikan. Tunggu dalam 1×24 jam sampai pendaftaran kamu disetujui, barulah akun dan limit Kredivo kamu bisa dipakai di Tokopedia. 

 

Buat anggaran baru untuk Lebaran saat dapat THR

THR biasanya jadi hal paling ditunggu saat Lebaran. Dengan adanya THR, kita bisa belanja kebutuhan dan persiapan Lebaran dengan lebih leluasa. 

Kalau kamu masih dapat THR tahun ini, kamu bisa membuat anggaran keuangan baru yang diperuntukkan khusus untuk Lebaran. Alhasil, gaji dan keuangan lainnya tidak terganggu. Jangan lupa sisihkan juga untuk beramal dan tabungan dari uang THR tersebut!